Sabtu, 22 November 2014

BERBAGAI TEMPAT WISATA DI JEPANG



Sebelumnya saya sudah membahas tentang kesenian dan kebudayaan Jepang. Masih tentang Jepang, dan kali ini saya akan membahas tentang berbagai tempat-tempat wisata yang ada di Jepang. Mungkin dari kalian akan ada yang merencanakan liburan ke Jepang dan masih bingung mau pergi kemana? Berikut ini beberapa tempat wisata di Jepang yang mungkin bisa kalian kunjungi.

Taman hiburan yang ada di jepang :
Tokyo Disney Resort

Bila Anda suka berkunjung ke taman hiburan , Tokyo Disney Resort bisa menjadi jawaban yang tepat. Taman hiburan ini berada di prefektur Chiba dan telah mendapat lisensi dari The walt Disney Company.


                                         Tokyo Disney Resort

                                         Tokyo Ariels Seaside Treasures Tokyo Disney Sea




Ueno Park

Jepang terkenal dengan bunga sakuranya yang sangat indah. Bila Anda ingin menikmati kecantikan bunga ini, datanglah ke Ueno Park pada saat musim semi yang terjadi sekitar bulan Maret hingga Mei.
Ueno Park memang tempat yang paling terkenal dan telah menjadi lokasi wisata Jepang yang paling diminati untuk melakukan hanami, yaitu piknik sambil menikmati mekarnya bunga sakura.








Fuji-Q Highland


Wisata Jepang yang satu ini berupa taman hiburan yang menyuguhkan wahana permainan paling mendebarkan, salah satunya adalah roller coaster yang sangat tinggi dengan lintasan yang panjang.







Universal Studios Japan


Bagi Anda yang suka dengan duni film, jangan lewatkan wisata Jepang yang satu ini. Universal Studios Japan yang berada di Osaka ini menyuguhkan berbagai hiburan, mulai dari atraksi dari perfilman Hollywood , bioskop (2D, 3D, bahkan 4D), atau Anda bisa sekedar berjalan-jalan di tempat yang mirip sekali dengan lokasi film suatu film.









Dan berikut ini campuran unik dari zaman tradisional dan modern, berupa kuil dan bangunan dari masa lalu dan dengan prestasi modern di arsitektur dan teknologinya:


1. Gunung Fuji


Jika di Indonesia terdapat Gunung Bromo, maka di Jepang terdapat Gunung Fuji yang merupakan gunung tertinggi di Jepang pada ketinggian 3.776 meter (12.388 kaki). Bentuknya sangat simetris dan kerucut, gunung berapi ini adalah simbol terkenal dari Jepang dan sering digambarkan dalam seni dan foto-foto, serta daya tarik wisata yang populer bagi pelancong dan pendaki. Diperkirakan 200.000 orang mendaki Gunung Fuji setiap tahun, 30% di antaranya adalah orang asing. Pendakian ini bisa berlangsung antara tiga dan delapan jam sementara untuk turunnya dapat ditempuh dari dua sampai lima jam.



  

2. Golden Pavilion


Kinkaku-ji atau Kuil Paviliun Emas adalah daya tarik wisata paling populer di Jepang dan di daerah Kyoto. Paviliun ini awalnya dibangun sebagai villa peristirahatan bagi Shogun Ashikaga Yoshimitsu pada akhir abad ke-14. Sayangnya, paviliun dibakar pada tahun 1950 oleh seorang biarawan muda yang telah sangat terobsesi dengan Paviliun itu. Lima tahun kemudian, Paviliun itu dibangun kembali sebagai salinan dari aslinya. Penekanan ditempatkan pada bangunan dan taman sekitarnya yang selaras dengan satu sama lain. Paviliun ditutupi oleh daun yang terbuat dari emas yang memantulkan gambaran keindahan dari paviliun di kolam dan refleksi kolam di gedung.




3. Menara Tokyo


Menara Tokyo adalah bukti kemajuan teknologi dan kehidupan modern di Jepang. Terinspirasi oleh desain menara Eiffel di Paris, Perancis, ini adalah struktur buatan manusia tertinggi kedua di Jepang dan berfungsi sebagai alat komunikasi dan menara observasi. Pengunjung dapat memanjat menara untuk melihat pemandangan tak tertandingi dari Tokyo dan daerah sekitarnya serta toko-toko dan restoran, maka tak salah jika Menara Tokyo termasuk salah satu Tempat Wisata di Jepang yang terpopuler.







4. Kastil Himeji

Kastil Himeji dianggap yang terbaik untuk arsitektur istana di Jepang. Kastil ini dulunya dibuat untuk melawan musuh selama periode feodal, tetapi telah direnofasi kembali berkali-kali selama berabad-abad dan mencerminkan periode desain yang berbeda-beda. Kastil ini selamat dalam pemboman Perang Dunia II dan Kastil ini sering terlihat dalam film-film dalam dan luar negeri, termasuk film James Bond "You Only Live Twice". Eksterior putih dan desain benteng yang menyerupai burung yang akan terbang, membuat Kastil Himeji layak di sematkan ke dalam 10 tempat wisata di Jepang yang terpopuler.






5. Great Buddha Of Kamakura


Great Buddha of Kamakura adalah representasi kolosal Amida Buddha, salah satu tokoh Buddhis yang paling terkenal di Jepang. Patung Perunggu Buddha besar berdiri di tinggi lebih dari 13 meter (40 kaki) dan beratnya hampir 93 ton. Patung ini berasal dari tahun 1252. Meskipun awalnya bertempat di sebuah kuil kayu kecil, Patung Buddha besar ini sekarang telah berdiri di tempat terbuka karena candi aslinya telah tersapu tsunami di abad ke-15. Tempat Wisata di Jepang ini sering ramai di kunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara.








6. Kiyomizu-Dera


Candi Budha Kiyomizu-dera terletak di Kyoto Timur dan berasal dari tahun 798. Sebuah air terjun dalam ruangan yang teraliri dari luar sungai membuat candi ini sangat harmonis dengan alam dan tidak satu paku pun yang digunakan dalam konstruksi Candi ini. Penduduk setempat menggunakan Candi ini sebagai tempat permohonan, dengan cara yang cukup ekstrim, yaitu melompat dari tepi agar keinginan mereka bisa terkabul (dengan tingkat keselamatan hidup 85,4%), untuk pengunjung modern dapat menikmati tempat-tempat suci dan jimat dan karya seni yang dipamerkan tanpa harus mempertaruhkan nyawa dan anggota tubuh.seperti yang di lakukan penduduk lokal, dan inilah yang membuat Tempat wisata di Jepang ini sering di padati wisatawan dari luar.






7. Hiroshima Peace Memorial


Hiroshima Peace Memorial merupakan Bangunan peringatan  untuk memperingati saat-saat bom atom dijatuhkan di Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Bangunan ini terletak di taman memorial Genbaku Dome, satu-satunya bangunan yang masih berdiri di sekitarnya setelah bom dijatuhkan pada tahun 1945. Bangunan ini juga sekaligus bisa mengingatkan kepada Dunia sebagai peringatan keras terhadap perang dan pentingnya perdamaian di Dunia, itulah sebabnya bangunan tersebut sering dijadikan kunjungan Tempat Wisata di Jepang yang sering di kunjungi oleh wisatawan lokal dan asing.






8. Kuil Todaiji


Kuil Todaiji di Nara adalah bangunan yang sangat fantastik di segi teknik pembangunannya. Hal ini di karenakan bukan hanya karena bangunan ini adalah bangunan kayu terbesar di dunia, akan tetapi Kuil Todaiji juga merupakan rumah terbesar di dunia untuk patung Buddha perunggu. Dikelilingi oleh taman-taman yang indah dan satwa liar, sekolah Kegon Buddhisme juga berpusat di sini dan dengan alasan karena memegang peranan penting untuk banyaknya artefak sejarah Jepang dan Buddha. Di Tempat Wisata di Jepang ini, Anda bisa melihat Rusa yang berkeliaran di taman, karena hewan ini diperbolehkan untuk bebas berkeliaran dengan alasan sebagai utusan para dewa Shinto.





9. Tokyo Imperial Palace


Kaisar Jepang membuat rumahnya di Istana Kekaisaran Tokyo. Hal ini juga berfungsi sebagai pusat administrasi dan museum untuk menampilkan barang-barang seni Jepang dan sejarah Jepang. Istana ini dibangun di atas reruntuhan istana tua yang dihancurkan oleh api atau peperangan, dan arsitek tetap menghormati sisa-sisa masa lalu dari istana tersebut dengan memasukkan elemen desain dari era yang berbeda ke dalam istana modern. Istana baru ini dikelilingi oleh taman-taman tradisional Jepang dan memiliki banyak aktivitas dan fungsi ruang untuk menerima tamu dan menyambut publik.dan juga bisa di jadikan salah satu Tempat Wisata di Jepang.





10. Jigokudani Monkey Park


Jigokudani Monkey Park merupakan daerah sumber air panas yang terkenal di daerah dekat Nagano,. Nama Jigokudani (yang berarti "Lembah Neraka"), adalah karena uap dan airnya yang mendidih dan mengeluarkan gelembung tanah beku, dikelilingi oleh tebing curam dan hutan dingin. Tempat Wisata di Jepang ini terkenal dengan populasi besar monyet salju liar yang pergi ke lembah selama musim dingin ketika salju meliputi taman. Monyet-monyet itu akan turun dari tebing curam dan hutan untuk duduk di air panas yang hangat, dan akan kembali ke kedalam hutan di malam hari.


REFERENSI


Nama : Julia Kartika
NPM  : 14213716
Kelas  : 2EA03




KESENIAN DAN KEBUDAYAAN JEPANG



Kali ini saya akan membahas sedikit tentang beberarapa jenis kesenian dan kebudayan Jepang. Mengapa kesenian dan kebudayaan Jepang? Karena Jepang adalah suatu negara moderen yang kemajuan teknologinya sangat pesat. Namun, masyarakatnya juga terkenal sangat menghargai kebudayaan tradisional nenek moyang mereka dan melestarikannya selalu. selain itu kebudayaan mereka memang benar – benar unik dan sangat menarik untuk dibahas. Mungkin diantara dari kalian sudah ada yang mengetahui beberapa jenis dari kesenian atau kebudayaan Jepang? Maka kali ini saya akan mencoba untuk mejelaskannya kembali secara singkat. Berikut beberapa kesenian dan kebudayaan yang ada di Jepang, yaitu :

Pakaian Tradisional Jepang

Jepang memiliki pakaian Tradisional yang disebut Kimono, sudah banyak orang tau bahwa kimono adalah pakaian Tradisional Jepang. Dahulu kimono digunakan untuk kegiatan sehari-hari, namun pada saat ini, komono hanya digunakan di acara-acara khusu. Kimono bisa di pakai oleh pria atau wanita, kimono pria umumnya lebih sederhana baik dalam design, motif dan juga warnanya yang biasanya didominasi oleh berwarna gelap seperti hijau tua, coklat tua, biru tua atau hitam, sedangkan Kimono untuk wanita dikenal ada beberapa jenis menunjukkan umur pemakai, status perkawinan, dan tingkat formalitas dari acara yang dihadiri. Disamping itu kimono wanita juga memiliki berbagai aksesoris tambahan yang cukup banyak.






Origami
Origami berasal dari kata ori yang berarti lipat, dan kami yang berarti kertas ­merupakan seni tradisional melipat kertas yang berkembang menjadi suatu bentuk kesenian yang modern. Origami sudah dikenal dibanyak Negara, secara umum untuk membuat origami kita bisa menggunakan kertas biasa namun kebanyakan origami di Jepang menggunakan kertas khusus untuk origami. Perbedaan antara kertas biasa dan kertas origami hanyalah dari segi design dan warna saja yang sangat beragam sehingga membuat origami menjadi semakin indah dan sama sekali tidak berhubungan dengan teknik seperti lipatan kertas menjadi lebih mudah.



Sudah dijelaskan beberapa kesenian dan kebudayaan yang ada di Negara Jepang. Jepang memiliki berbagai kebudayaan dan kesenian yang dikenal banyak orang yang berada diluar Negara tersebut, karena kebudayaan yang khas maka banyak orang luar yang tertarik dengan kebudayaan yang dimiliki Jepang.




Matsuri

Matsuri adalah suatu festival budaya rakyat yang umumnya berkaitan dengan festival di kuil baik kuil Shinto (Jinja) maupun kuil Buddha (Tera) yang kebanyakan diselenggaran pada musim panas, pada saat ini matsuri tidak selalu berarti berdoa atau sembahyang, hal itu sudah pasti karena kebanyakan orang datang hanya untuk melihat saja.






Upacara Minum Teh
Upacara minum teh atau yang dikenal dengan Chadō atau Sadō. Adalah upacara yang mencerminkan kepribadian dan pengetahuan tuan rumah yang mencakup antara lain tujuan hidup, cara berpikir, agama, apresiasi peralatan upacara minum teh dan cara meletakkan benda seni di dalam ruangan upacara minum teh (chashitsu).






Ikebana
Ikebana adalan kesenian merangkai bunga yang berasal dari Negara Jepang. Bunga memiliki kehormatan dalam kebudayaan Jepang, karena Bungan dianggap sebagai tempat bersemayamnya Tuhan, sang pencipta. Bunga dirangkai dalam bentuk tertentu dan diletakkan di altar utama. Awalnya dalam pembuatan bunga sangatlah sederhana, namun saat ini pembuatan bunga semakin sulit dan kompleks dan di butuh pembelajaran keahlian dalam pembuatannya.







Kendo dan Judo
Kendo adalah olah raga bermain pedang bambu sedangkan Jud0 adalah nama dari olahraga bela diri dari Jepang. Kata Do yang terdapat pada akhiran kedua kata diatas mempunyai arti yang sama yaitu jalan dan kalau ditulis dengan huruf kanji mempunyai lambang jalan. Peralatan yang digunakan pada Kendo yaitu Seragam yang dikenal dengan nama Kendo gi dan hakama, pedang dari bamboo yang bernama shinai, pelindung kepala atau men, pelindung badan atau do, pelindung tangan atau kote, pelindung paha atau tare.






Tako
Kesenian Layang-layang ini sudah ada sejak jaman periode Nara (649-793 AD). Design layang layang dari negeri ini cukup unik dan sangat mudah dibedakan dengan design layang layang dari negara atau wilayah lain. Mainan ini dianggap berbahaya karena talinya bisa bersentuhan dan mengganggu aliran kabel listrik yang bisa berakibat fatal bagi pelaku dan orang lain. Layang layang hanya bisa dijumpai di event khusus atau dalam festival budaya saja yang mau tidak mau harus mereka hadirkan.






Shogi

Shogi atau catur Jepang adalah permainan papan dari Jepang yang dimainkan oleh dua orang di atas papan 9 lajur dan 9 baris yang berwarna sama. Ciri khas shogi yang sangat membedakannya dari catur adalah sistem memainkan kembali buah lawan yang sudah ditangkap. Walaupun sudah naik pangkat, buah yang tertangkap akan kembali ke pangkat semula. Kedua belah sisi yang bermain dibedakan menjadi sente dan gote. Pemain sente memainkan langkah pertama, diikuti pemain gote, begitu seterusnya secara bergantian hingga selesai. satu set buah shogi yang berjumlah 20 buah.






Kabuki

Kabuki merupakan salah satu kebudayaan Jepang yang termasuk jenis seni teater karena memiliki unsur cerita yang dipadukan dengan seni tari dan musik. Para pemain mengenakan kostum mencolok dan sangat mewah. Make-up-nya terbilang dramatis untuk menonjolkan sifat dan karakter tokoh.






Koto
Koto merupakan salah satu instrumen musik tradisional Jepang yang paling populer. Bagi banyak orang, karakter musik koto membangkitkan ingatan Jepang tradisional dengan alat musik barat harpa dan kecapi.




REFERENSI

Nama : Julia Kartika
NPM  : 14213716
Kelas  : 2EA03

FESTIVAL DI KOREA



Korea Selatan dikenal sebagai salah satu negara yang kaya akan unsur kebudayaan dan tradisi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya festival yang dihelat di negeri ini tiap tahunnya. Seperti pada saat musim dingin, kalian yang akan berkunjung ke Korea Selatan sebaiknya pergi pada bulan Oktober sampai bulan Maret dimana bulan tersebut salju akan turun.  mengapa musim dingin merupakan waktu yang terbaik mengunjungi Korea Selatan adalah karena banyaknya festival festival seru yang tidak boleh dilewatkan. Berikut ini beberapa festival musim dingin yang ada di Korea Selatan:

1. Taebaek Mountain Snow Festival



Setiap dari bulan Oktober sampai bulan Maret, Korea Selatan akan mengalami musim dingin atau musim dimana akan ada turunnya salju (Maaf kalau salah. Cr dari beberapa sumber). Dengan menyambut salah satu musim mengasyikkan ini, di Negara Gingseng Korea Selatan selalu mengadakan Festival musim dingin setiap tahunnya. Salah satu yang paling terkenal adalah, Taebaek Mountain Snow Festival atau Festival musim salju gunung Taebaek.

Seperti namanya, Festival ini bertempat di gunung Taebaek yang pemandangannya makin super duper bagus waktu musim salju. Sayangnya, festival musim dingin ini hanya diadakan mulai dari 27Januari sampai dengan 5 Februari. Walau begitu, banyak hal seru yang bisa kalian lakuin disini. Mulai dari lomba-lombaan bikin sesuatu dari salju, lombaan Siberian Husky dog sleeding, ice sleeding, kontes climbing nasional, kontes manusia salju dan Okung sled riding, melihat patung-patung es raksasa yang terpajang dan menghiasi area tertentu, dan mengemudi kereta luncur.




Tuan rumah untuk sebuah festival salju setiap musim dingin selama 10 hari ini, juga selalu dibuka dengan pertunjukan musik dan kontes memahat salju untuk mahasiswa seni. 


Menurut survei yang dilakukan oleh situs portal festival, Taebaek Mountain Snow Festival dipilih sebagai lokasi festival nomor satu di Korea yang ingin dikunjungi. Selain pemandangan eksotis dari puncak Gunung Taebaek yang berselimutkan salju putih nan cantik. Ternyata, pengunjung juga sangat tertarik dengan patung salju menjulang tinggi yang
ada di sekitar Taebaek City.

Saking bagusnya, pemandangan dari Gunung Taebaek ini telah diperkenalkan di seluruh Eropa seperti Belanda, Belgia, Jerman, Perancis, dan Spanyol, oleh sebuah stasiun penyiaran Belanda yang diikuti oleh M6 TV Prancis dari jaringan nasional yang meliput daerah tersebut. Program yang terdiri dari sembilan episode mengudara pada NET5 dari Belanda dan Belgia VT4 dari 1 April - 27 Mei.




2. Inje Icefish Festival

Di tengah-tengah Januari sampai Februari, di danau Sangyo, provinsi Gangwon-do juga diadakan festival musim dingin yang dinamakan Inje Icefish Festival. Kita bisa menikmati pemandangan gunung Naeseoraksan dan juga bermain ski ataupun snowboarding disini.

 



Tidak cuma itu, di Inje Icefish Festival juga ada Inje Bingeo Fishing Festival. yaitu perlombaan memancing diatas es. Tujuan dari lombaan ini, tak lain agar para pengunjung lebih terhibur dengan adanya Inje Icefish Festival. Penonton festival diajak langsung untuk mencoba memancing di atas sebuah sungai beku yang hanya dilubangi beberapa cm diameternya. Dan jangan salah, meski suhu disana menjapai puncak dingin yang menusuk tulang, misal pada akhir Januari, tidak menghalangi keexcitedan pengunjung yang ingin bertelungkup di atas es untuk melihat lebih dekat pada ikan yang mereka pancing. Para pemancing terlihat sangat menikmati air bersih dari Soyang Lake 'beku' itu.







3. New Year (Seollal) Festival



Masih di musim dingin. Tepatnya pada tanggal 23 Januari, Korea Selatan memperingati Hari pergantian tahun mereka yaitu Tahun Baru Imlek, atau dalam bahasa koreanya: Seollal. Museum Sejarah Seoul selalu mengadakan Festival tahunan Seollal pada Hari tahun baru Imlek.

Dari mulai pukul 11 pagi sampai 5 sore, museum ini akan menampilkan pertunjukan, instrumen, pakaian tradisional, dan makanan dari seluruh dunia, dalam balutan tema untuk memperkenalkan acara tradisional Korea dari sudut pandang internasional.

Menariknya, peserta festival juga dapat mencicipi makanan tradisional, mencoba pakaian tradisional dan mencoba alat musik tradisional dari berbagai negara, termasuk Cina, Thailand dan Mongolia serta Korea.




4. Jeju Jeongwol Daeboreum Fire Festival



Yang keempat adalah Festival Api Daeboreum Jeongwol di Pulau Jeju. Festival tentang “membakar kemalangan” dan “menarik keberuntungan”.

Festival ini diselenggarakan dari 2 Februari – 4 Februari, Festival Api di Daeboreum Jeongwol dimulai dengan ritual doa untuk panen yang baik. Festival api Jeongwol Daeboreum berasal dari tradisi kuno masyarakat Korea, yaitu kebiasaan membakar ladang yang sudah dipenuhi ilalang dengan tujuan untuk membasmi hama. Kebiasaan membakar ladang ini biasanya dilakukan menjelang masa tanam untuk bibit-bibit yang baru.



Dan sekarang, festival api di Jeju ini dikemas dengan modern dan sangat menarik. Di hari pertama festival, akan diadakan pertunjukan laser yang kemudian diikuti dengan parade obor.

Di hari berikutnya, permainan rakyat tradisional khas Korea akan ditampilkan, contohnya adalah yutnori yang merupakan papan permainan tradisional yang dimainkan dengan melempar empat tongkat kayu. Kemudian, ada juga permainan juldarigi yang merupakan permainan tentang peperangan.

Hari terakhirnya, acara puncak dimulai. Yakni pembakaran ladang. Namun sebelum itu, akan diadakan pertunjukan kembang api di as Oreum, sebuah sebuah gunung berapi parasit.

Sementara itu, ada juga acara-acara lain yang tak kalah seru selama festival api ini berlangsung. Misalnya sesi meramal, perjalanan naik gunung, tari-tarian perang untuk “Great Unity”, sebuah “lighting of the sacred fire,” kompetisi membangun “moon house”, demonstrasi mengangkat batu (deumdol-deulgi), pertunjukan ucapan selamat dari kota-kota pertukaran internasional, ataupun festival kuliner yang juga menampilkan sup kacang merah Korea yang populer itu.




Bukan hanya festival musim dingin saja yang di miliki oleh Korea Selatan, tapi masih banyak lagi festival lainnya. Beragam festival mulai dari festival tarian tradisional, festival membuat makanan dan minuman tradisional, hingga festival lentera. Bagi yang masih penasaran dengan festival apa lagi yang ada di Korea Selatan. Berikut ini kita akan melihat festival favorit dari sekian banyaknya festival yang ada di Korea Selatan.

Boryeong Mud Festival


 Dari sekian banyak festival di Korea, festival ini mungkin merupakan festival yang menarik jumlah wisatawan asing terbesar. Selama festival ini berlangsung daerah boryeong ramai dikunjungi wisatawan asing yang berduyun-duyun ingin merasakan khasiat dari lumpur Boryeong yang terkenal baik untuk kesehatan kulit ini. Festival ini sendiri sudah berlangsung sejak tahun 1997 dan masih terus berlangsung secara rutin tiap tahunnya sampai saat ini.

  


Andong Maskdance Festival

Wilayah Andong terkenal kaya akan budaya dan tempat bersejarah, dan festival tari topeng adalah atraksi kebudayaan utama yang menjadi ciri khas daerah ini. Festival ini menyajikan sekitar 50 acara dan program workshop, mulai dari pertunjukkan tari topeng nasional, internasional, kompetisi topeng dunia, belajar menari topeng, belajar membuat topeng, hingga pameran topeng tingkat dunia. Chingudeul yang ingin mengetahui kebudayaan Korea, khususnya seni tari tradsional Korea wajib berkunjung kesini karena seni tari merupakan bagian penting dari budaya Korea, khususnya tari Talnori Byeolsingut, yang telah ditunjuk Aset Budaya Takbenda Penting Korea.




Jinju Lantern Festival


Festival ini diselenggerakan secara rutin tiap tahunnya di sungai Namgang yang terletak disekitar benteng Jinjuseong di propinsi Gyeongsangnam. Festival ini adalah salah satu festival yang paling terkenal di Korea. Festival ini sendiri dibuat untuk menghormati pahlawan-pahlawan pemberani yang gugur dimasa perang Jinjuseong dalam menghadapi invasi Jepang (1592-1598). Selama perang lentera digunakan sebagai sinyal militer, sarana berkomunikasi dengan pasukan cadangan, dan sebagai cara untuk tetap berhubungan dengan anggota keluarga di luar Benteng Jinjuseong.





Gangjin Celadon Festival


Daerah Gangjin yang terletak dibagian selatan Korea ini terkenal sebagai daerah penghasil “Celadon” (keramik hijau) terbaik di Korea. Sejak abad ke 10 hingga saat ini daerah ini melalui tangan para pengrajin terbaiknya terus menghasilkan keramik terbaik. Di Gangjin Celadon Festival ini para pengunjung berkesempatan untuk melihat langsung keramik-keramik terbaik dari Korea dan bahkan bisa ikut merasakan proses pembuatan keramik.





Hampyeong Butterfly Festival


Festival ini memberikan pengujung kesempatan untuk melihat dan berinteraksi lebih dekat dengan sesama makhluk hidup terutama kupu-kupu. Festival ini biasa dihelat sekitar bulan April hingga Mei tiap tahunnya, dan selama festival berlangsung kota Hampyong akan berubah menjadi kota kupu-kupu dengan dekorasi kupu-kupu yang menghiasi setiap sudut kota. Beragam acara mulai pameran berbagai jenis kupu-kupu, serangga, tanaman air, dan beberapa workshop bisa dinikmati disini.  Untuk bisa mencapai daerah ini dari Seoul chingudeul bisa naik bus dengan lama perjalanan sekitar 4 jam 20 menit.





Pentaport Rock Festival 


Pentaport Rock Festival adalah sebuah festival rock yang tidak hanya didukung oleh penyuka musik rock lokal Korea tetapi juga pecinta musik rock dari seluruh dunia. Festival ini biasanya berlangsung selama tiga hari dengan penampilan dari sejumlah musisi rock lokal dan juga musisi rock luar negeri. Pada tahun 2012 ini festival ini digelar di Gyeonin Ara Waterway, Nam-gu, Incheon dengan harga tiket sekitar 77.000 Won (1 day pass) – 165.000 Won (3 day pass).





Muju Firefly Festival


Kunang-kunang Muju dianggap begitu istimewa, bahkan mereka didapuk sebagai salah satu monumen alam Korea. Tidak heran jika festival ini ditunjuk sebagai salah satu festival budaya tahun 2012 oleh Departemen Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, Korea. Festival ini digelar di area Muju-gun propinsi Jeollabuk dengan menghadirkan pertunjukan kembang api, parade jalanan, dan berbagai seni dan kerajinan termasuk program kerajinan kayu, pewarnaan alami dan tembikar. Namun, program yang paling dinanti adalah eksplorasi kunang-kunang dimalam hari untuk mengamati dan memberi makan kunang-kunang di habitat alami mereka. 




Cheonan World Dance Festival


Cheonan World Dance Festival diselenggerakan untuk merayakan tarian, lagu-lagu dan kostum tradisional Korea. Festival ini berlangsung selama lima hari di tiga tempat yaitu Cheonan Samgeori Park, Cheonan Station Square, dan Cheonan Mian Stadium. Pengunjung dapat berpartisipasi dalam kompetisi menyanyi dan menari, atau menghadiri peragaan pernikahan tradisional Korea. Selain itu, juga bisa menyaksikan parade tari jalanan, mengikuti kelas menari, pesta kebun ala Korea, dan ikut menarikan “neungsojeon” (tarian tradisional Korea).




Jarasum International Jazz Festival 


The Jarasum Internasional Jazz Festival diselenggarakan di Pulau Jaraseom yang indah di Gapyeong propinsi Gyeonggi, merupakan festival musik jazz dalam skala besar yang dapat menarik lebih dari 100.000 pengunjung setiap tahunnya. Tahun ini sekitar 50 band dari seluruh dunia telah tampil dibeberapa panggung yang ada diarea pertunjukkan tersebut. Disini kita tidak hanya bisa menikmati pertunjukkan musik Jazz namun juga bisa mengunjungi sejumlah stan yang terdapat disekitar lokasi seperti stan penjual roti dan stan yang menjual karya seni yang beragam.




Changwon Gagopa Chrysanthemum Festival


Di Korea ada beberapa festival bunga krisan yang diadakan setiap tahunnya, namun “Changwon Gagopa Chrysanthemum Festival” merupakan festival bunga krisan terbesar yang digelar di Korea. Disini pengunjung bisa menemukan lebih dari 1.315 bunga yang mekar dari satu akar krisan. Jumlah yang signifikan ini membuat festival ini tercatat dalam Guinness Book of World Records pada tahun 2009 lalu. Disini kita bisa menyaksikan pameran bunga krisan, promosi industri bunga krisan, proses pembuatan teh krisan, mencicipi berbagai makanan lezat, dan banyak lagi.




Busan International Fireworks Festival


The 'Busan International Fireworks Festival' berlangsung setiap bulan Oktober di sepanjang Pantai Gwangalli. Festival ini menyuguhkan berbagai acara yang beragam seperti pertunjukkan laser cahaya berteknologi tinggi dan pertunjukkan kembang api yang unik dan sarat akan warna-warna yang indah membuat festival ini menjadi pusat perhatian dan kerap didatangi oleh 1juta pengunjung satiap tahunnya. 

REFERENSI

Nama : Julia Kartika
NPM  : 14213716
Kelas  : 2EA03