Selasa, 06 Januari 2015

CINTA BERBATAS PERBEDAAN


Maunya kita ini apa?
Memaksakan cinta walau kita berbeda?
Apakah tuhan marah melihat kisah kita?
Ku panggil dia dengan panggilan berbeda salahkan?
Ku cintai seseorang yang tempat ibadahnya berbeda denganku
Ku rindukan seseorang yang kitab sucinya tak sama dengan yang ku baca
Namun salahkah kita jika saling jatuh cinta?

Semua orang menilai kita salah, namun apakah ada yang salah jika kita hanya ingin saling mencintai.? semua orang menganggap hubungan ini tak akan berakhir bahagia. Lantas, Apa mereka tak melihat kita tertawa dan berbagi tangis bersama? selalu berjalan berdampingan tanpa pernah meninggalkan atau menyakiti? apakah mata mereka tak melihat kebersamaan dianatara kita? Sungguh, akupun tak lagi paham. Apakah cinta dan agama tak layak disatukan?
Aku dan kamu sudah mulai melangkah. . .
Entah.. kita pun tak tau  harus melangkah maju atau mundur? aku dan kamu hanya ingin terus berjalan dan tak pernah tau kapan harus berhenti dan mengucap janji untuk sehidup semati.
 Aku tau kamu pun ingin menangis  seperti aku. Melihat perbedaan yang jelas-jelas sudah terpampang begitu nyata.  Namun apakah perbedaan ini harus menjadi boomerang bagi jarak untuk memisahkan kita, yang saat ini sedang berjuang untuk dapat bersatu walaupun harus berbatas perbedaan? Iya perbedaan keyakinan, yang tak pernah kita harapkan atau bahkan kita impikan.
Semuanya terjadi tanpa rencana aku dengannya, semuanya mengalir. Dan membiarkan takdir berbicara pada kisah aku dengannya.
Aku percaya kelak Tuhan-mu dan Tuhan-Ku akan menunjukan yang terbaik untuk kisah kita. Tapi, maukah kau percaya bahwa selama ini yang aku dan kamu rasakan adalah cinta. Tentu cinta yang berbatas perbedaan keyakinan.

Dalam setiap percakapan panjangku dengan-Nya
Selalu kusebut kisah kita agar Tuhan merestui
Semua yang telah kita perjuangkan.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar