Jumat, 05 Desember 2014

COLOR OF SKY, COLOR OF LOVE



Ini adalah cerita dari komik  Ichikawa Show dengan judul yang sama, yaitu Color Of Sky Color Of Love. Komik ini bercerita tentang seorang anak perempuan yang bernama Sora, setelah berpindah 11 kali selama masa SMA, akhirnya Sora Kagari bisa menetap di satu sekolah hingga lulus nanti. Tak heran jika Sora sangat memimpikan masa SMA yang indah agar kehidupan masa SMA-nya akan makin berwarna seperti warna langit. Namun, siapa sangka ternyata dia menjadi satu-satunya murid cewek di kelas IPA, dan semua teman sekelasnya hanya perduli pada urusan masing-masing.
Bagaimana kelanjutan dari ceritanya? Baiklah, disini saya akan mencoba untuk menceritakan kembali isi dari komik karya Ichikawa Show ini. Jadi selamat menikmati..

Namaku Sora Kagari, baru kelas 1 SMA tapi sudah pindah sekolah 11 kali. Hari ini adalah hari pertamaku di sekolah yang baru lagi. Tapi kepindahunku kali ini mungkin akan menjadi kepindahanku yang terakhir. Beberapa hari lalu, ayahku yang sering ditransfer kerja dan menyebabkan aku harus pindah sekolah tiba-tiba memutuskan untuk memulai usahanya sendiri. Ini berarti aku sudah tidak usah pindah sekolah lagi bukan?

Aku sudah sampai di sekolah Sorairo. Mulai sekarang, ini adalah sekolahku. Aku akan berusaha mendapatkan banyak teman, berpartisipasi di berbagai acara sekolah dan menikmati kehidupan sekolah.

Sesampainya di dalam sekolah, wali kelasku Madoka Tsukishima, mengantarkanku sampai ke kelas 1-5 IPA. Dan saat aku masuk kelas tersebut ternyata..  J R E E E N G tidak ada satupun anak perempuan selain aku. Memang kelas IPA sih, tapi nggak aku sangka nggak ada ceweknya satupun. Aku mengambil dan melihat denah tempat duduk, aku berfikir sebaiknya kusapa temen sebelahku.
“eh.. Haruki Sado? Mulai sekarang mohon bimbingannya ya” sapaku ragu.
“ngantuk” tanggapnya datar.
Apa-apaan ini?! Salam “Mohon bimbingannya” hanya dibalas dengan “NGANTUK”!!! jangkan menikmati kehidupan sekolah, berteman dengan anak-anak sekelaspun aku nggak bisa, aku bahkan nggak punya teman yang bisa kuajak bicara. Kalau begini caranya ...
“ kalian nggak mau buat pesta Natal bersama!?” tanyaku dengan penuh percaya diri.
“eh? Untuk apa?”
“kaya anak kecil saja”
“ngomong apa sih? Hahaha!”
“nggak ngerti maksudnya”
Jadi bahan tawaan!!? Padahal mereka tidak perlu terwata seperti itu. Merekakan bisa menanggapinya dengan tenang. Cowok-cowok IPA, aku benci mereka!!

***
Waktu bersih-bersih
Hanya karena ingin cepat pulang, mereka cuma serius di saat-saat seperti ini? Bikin kesal saja. Saking sebalnya tiba-tiba tanpa ku sadari sebuah bola melesat ke arahku, aku tidak dapat berkutik hingga pada akhirnya, Haruki Sado menolongku. Kenapa dia menolongku? Entahlah, mungkin karena Haruki itu pemimpin kelas1-5, jadi dia tidak ingin terlibat masalah, maknnya dia menolongku.

Lalu tanpa pikir panjang, aku menghampirinya dan minta agar dia dapat menolongku untuk mengadakan pesta natal. Kenapa aku pengen banget bikin pesta natal dengan anak-anak sekelas? Itu karena sampai sekarang aku sudah 11 kali pindah sekolah, tapi akhirnya aku akan bisa cukup lama disini. Dan waktu mau pindah, semua temanku selalu bilang “walau jauh, kita tetap berteman”, tapi orang-orang akan selalu beradaptasi dengan lingkungan yang baru kan? Cepat atau lambat, teman-temanku akan terbiasa dengan lingkungan yang tanpa diriku. Tapi justru karena itu, asal aku bisa menikmati kehidupan di sekolah yang baru, itu sudah cukup. Makannya aku ingin mebuat banyak kenangan di sekolah Sorairo ini.

Setelah aku meminta tolong dan menjelaskan semua alasanku kepada Haruki, tentang mengapa aku begitu ingin mengadakan pesta natal tersebut, akhirnya Haruki sedikit mengerti dan ingin menolongku. walau aku tak bisa menyampaikannya dengan baik, tapi setidaknya dia mengerti. Sejak aku datang ke sekolah Sorairo, Haruki adalah orang pertama yang mau mendengarkanku, aku merasa sangat senang.

***
Ramen Honkakutei
Kumulai rapat pesta natal kelas 1-5 yang pertama, dalam rapat ini yang dapat berkumpul hanya Rei Takanashi, Yoji Asahina, dan Misaya Arisugawa. Yap, hanya 3 yang dapat terkumpul. Haruki itu peminmpin kelas 1-5, harunya dia bisa kumpulkan lebih banyak orang. tapi apa boleh buat, walau tak tahu apa-apa soal rencana ini, mereka mau datang dan berkumpul seperti ini. Mari kita mulai dan membuat ini jadi natal yang menyenangkan!
Eh tunggu sebentar, bukan kah itu kartu pelajar Haruki? Tanpa pikir panjang aku mengambil dan melihat kartu pelajar Haruki, ternyata dia kelihatan keren di foto ini. Setelah melihat kartu pelajarnya, aku sadar ulang tahun Haruki juga tanggal 24 Desember.

***
Keesokan harinya
Aku berpikir untuk diam-diam membuatkannya kue dan ingin membuat pesta kejutan untuk merayakannya, bagaimana wajah Haruki nanti ya? Aku tak sabar untuk memberi kejutan ini.

***
23 Desember, 1 hari sebelum pesta natal
Hari ini aku mencoba untuk menyuruh Haruki agar tidak membantu mempersiapkan pesta natal, agar pesta kejutan untuk ulang tahunnya pun tidak dicurigai dan tidak ketahuan. Tapi sepertinya penyampaiku salah dan malah membuatnya kesal hingga dia berkata bahwa dia tak akan datang besok. Bagaimana ini? Aku harus bilang apa? Apa yang harus aku lakukan?

Haruki, aku merasa sebahagia ini di sekolah Sorairo sejak bertemu dengan Haruki. Walau dia tidak ramah, cuma Haruki yang mau mendengarkan dan membantuku. Maknnya aku berharap rasa terima kasih ini bisa tersampaikan padamu.

***
Tanggal 24 Desember, Malam Natal...
Sesampainya aku di Ramen Honkakutei, kenapa semunya nggak ada? Pesta natal yang telahku tunggu-tunggu dan telah aku persiapkan, kenapa semuanya tidak ada yang hadir satupun? Benar, mereka semua berkumpul karena diminta Haruki, bukan aku. Pesta natal impianku pun lenyap. Kenapa hal seperti ini pun tak bisa kulakukan dengan baik? Padahal aku cuma ingin melihat wajah bahagianya.
Eh tunggu, apa itu? Kartu pelajar Haruki? Akupun meraihnya dan melihat ada pesan di sana, pesan itu berisikan “datanglah ke kelas 1-5” kenapa? Ada apa ini sebenarnya?

Tanpa pikir panjang akupun mulai menuju sekolah, dan saat sesampainya di kelas...
D H U A R ! ! D H U A A A R ! !
“ SELAMAT NATAL! Dan Sora  selamat datang di kelas 1-5”
Sambutan meriah dari teman sekelasku

“Masih terlalu cepat 100 tahun kalau mau mengejutkanku. Makannya sebagai balasan, aku adakan pesta penyambutan untukmu”
“Haruki.. hahaha aku kaget” jawabku sambil menangis haru
Katanya ini balasan? Ini justru benar-benar hadiah Natal yang terbaik. Terima kasih Haruki, walau cuma ini yang bisa kulakukan..
“mau kah kamu menerima ini” kataku sambil menyodorkan kue ulang tahun
“SELAMAT ULANG TAHUN!”

Haruki mulai menatapku dan mendekatkan wajahnya, dengan wajah yang hanya beberapa jengkal saja dia terlihat begitu sangat dekat sekaan-akan dia ingin menciumku, aku gugup dan tidak dapat berkutik, ternyata di hanya ingin mengucapkan terima kasih.


Natal pertama masuk ke sekolah Sorairo,sementara warna musim dingin menjadi semakin pekat. Sedikit demi sedikit warna cinta meronai diriku..






Nama : Julia Kartika
NPM  : 14213716
Kelas  : 2EA03

Tidak ada komentar:

Posting Komentar