Jumat, 05 Desember 2014

Me, You and Her #Part3


* * *

di kelas...
Aku hanya duduk diam memperhatikan guru yang mengajar. Aku berkonsentrasi penuh dengan pelajaran matematika ini. Rumit untuk ku mengerti. Saking seriusnya, aku tak mendengarkan Justin yang sedang bercerita. Maklum dia memang jago dalam hal ini jadi cukup baginya untuk mendengarkan saja. Bel istirahat berbunyi. Justin mengajakku ke kantin. Aku hanya menurut di belakangnya.

"Ivonne" panggilnya mengagetkanku yang sedang melamun.

"kenapa sih? Ada masalah dengan mama tirimu?" tanyanya penuh perhatian. Aku menggeleng.

"No, oh ya tadi kau bilang ingin cerita, cerita apa?"

"itu !!" menunjuk seorang gadis yang sedang duduk dan bercanda ria dengan teman-temannya. "sepertinya aku jatuh cinta dengannya" kata Justin.

Bagai di sambar petir, hatiku bergetar mendengar kata-kata yang Justin ucapkan. Dan hancur dengan seketika. Pecah menjadi berkeping-keping. Hatiku menagis pilu.

"siapa?" tanyaku. "Caitlin? Caitlin Beadles?" aku meyakinkan.

"iya. Dia cool, manis, cantik, juga ramah" puji Justin.

"hmm.. Ku fikir memang begitu. Yang ku tahu dia masih single" ucapku seketika dengan suara mulai ikut bergetar.

"Dari mana kau mengetahuinya?" tanyanya penasaran.

"ada yang menceritakannya padaku. Mungkin kau masih punya kesempatan" ujarku seraya memberi semangat padanya.

"yes, you right" katanya. Wajahnya langsung berseri-seri di semangati oleh sahabatnya sendiri.

* * *

Sepulang sekolah, seperti biasanya aku tak langsung pulang ke rumah. Aku menunggu Justin yang latihan basket bersama teman-temannya. Aku menunggu di bawah pohon rindang. Hmm.. panas tak terlalu menyengat di b wah sini. Seseorang menghampiriku. Dia.. dia.. dia Caitlin. Ada perlu apa dia menghampiriku? tanyaku dalam hati. Dia duduk di sampingku.

"Hay Ivonne" sapanya padaku, membalas sapaannya.

"hay Caitlin. Ada apa?" Senyumannya benar-benar indah, wajahnya juga terama cantik, pantas jika Justin jatuh hati padanya. Ini sebanding dengan dirinya yang juga tampan rupawan.

"tidak. Apa kau tak ingin bergabung bersama kami? Dari pada duduk di sini sendirian"

"thanks. Aku lebih suka sendiri" ujarku menolaknya.

"hmm.. Baiklah" katanya. lagi, lagi dia tersenyum ramah. "oh ya boleh aku bertanya sesuatu?" tanyanya agak ragu. Terlihat dari wajahnya yang ajak bingung.

"mmm.. boleh. Mau tanya apa?" Jujur aku memang kurang akrab dengan Caitlin. Aku dan dia hanya mengenal sebatas wajah dan nama. Itupun karena aku sering menemani Justin latihan basket. Jadi,aku dan dia sering bertemu. Karena Caitlin itu ketua cheerleaders di sekolahku. Mr. Perfect dan Mrs. Perfect, cocoklah untuk di sandingkan bersama.

"Justin itu sudah punya pacar atau belum?" tanyanya pelan namun terdengar jelas di telingaku.

"ku rasa belum. Kenapa? Kau menyukainya?" tanyaku balik. Dia diam sejenak.

"aku mohon jangan beritahu padanya. Ku mohon kau juga mau membantuku!" pintanya memelas. Aku memang terkejut dengan pengakuan Caity, panggilan akrabnya, yang ternyata juga mencintai Justin. Aku berfikir sejenak. Ku rasa mungkin aku bisa mempersatukan mereka. Mudah.

"baiklah, aku akan coba membantumu" ujarku seraya ternsenyum.

"thanks Ivonne. You're the best !" ucapnya kegirangan.

Selesai latihan aku langsung mengekor di belakang Justin. Seperti biasanya, aku mendapatkan gratisan tumpangan karena sepeda ku belum benar. Aku pulang di antar Justin dengan motornya. Setibanya di depan rumah...

"thanks Justin" ucapku seraya berterima kasih.

"yeah, no problem" jawabnya singkat. "hhmm, apa yang kau bicarakan dengan Caitlin tadi?" tanyanya. Rupanya dia melihatku dan Caity tadi.

"apa yang dia bicarakan padamu?" tanyanya yang semakin penasaran.

"tidak, tadi dia hanya berteduh dan kami hanya membicarakan masalah perempuan saja" elakku dengan cepat. Justin melengos lalu memanyunkan bibirnya pertanda dia kesal dengan jawab dari bibirku. "Justin..." panggilku "apa kau benar-benar mencintai Caity?" tanyaku.

"Tentu... Aku menyadari hal itu sekarang" jawabnya jelas.

* * *



created by Vivy Rahma

Nama : Julia Kartika
NPM  : 14213716
Kelas  : 2EA03


Tidak ada komentar:

Posting Komentar